twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail Website counter

Pages

Showing posts with label Buah. Show all posts
Showing posts with label Buah. Show all posts

Tuesday, December 24, 2013

Mengapa Buah dan Sayuran Menyehatkan?

Para dokter, ahli gizi dan praktisi kesehatan selalu memberikan nasihat umum yang sama: batasilah makanan berlemak,  perbanyak buah dan sayuran. Mengapa kita perlu memperbanyak makan buah dan sayuran? Selain kaya akan vitamin, mineral dan serat, buah dan sayuran mengandung zat lain yang istimewa yaitu fitokimia.

Fitokimia adalah bahan kimia alami yang diproduksi oleh tanaman. Lebih spesifik lagi, istilah tersebut biasanya hanya mengacu pada bahan kimia dari tanaman yang tidak memiliki kandungan gizi tetapi bermanfaat bagi kesehatan. Para ahli memperkirakan ada sekitar 40.000 fitokimia di berbagai tanaman. Namun, baru ratusan dari senyawa tersebut yang telah diteliti dan diselidiki manfaatnya.

Mengenal Likopen

Likopen adalah salah satu karotenoid (pigmen makanan) yang bertanggungjawab terhadap warna kuning tua hingga merah pada buah dan sayur. Pigmen ini disintesis oleh tumbuh-tumbuhan. Di dalam tumbuhan sendiri, likopen berfungsi sebagai penyerap cahaya pada proses fotosintesis, serta melindungi tanaman dari fotosensitivitas. Likopen memiliki rumus molekul  C40H56, dengan berat molekul 536,873, dan titik leburnya 172-173o C. Senyawa yang banyak terdapat pada buah tomat ini berbentuk panjang seperti jarum dan mengkilap. Berdasarkan sifatnya yang hidrofobik (larut dalam lemak) kuat, maka likopen larut dalam kloroform, benzene, n-heksana, dan pelarut organik lainnya.
            
Beragam Manfaat
Likopen sangat bermanfaat bagi kesehatan, utamanya dalam menangkal radiasi bebas. Antioksidan yang satu ini dapat  meredam oksigen

12 Buah Tersehat Yang Perlu Kita Konsumsi

Selain lezat dan bergizi, buah-buahan mengandung vitamin dan antioksidan yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Namun, tidak semua buah sama. Inilah daftar buah yang paling bergizi dan menunjukkan manfaat antioksidan.
  1. Jeruk. Sebuah jeruk menyediakan 50 sampai 70 mg vitamin C, setara dengan kebutuhan harian vitamin C Anda. Jeruk juga merupakan sumber serat, folat, serta antioksidan, vitamin dan mineral lainnya. Selaput yang menyelubungi bulir jeruk mengandung hesperidin, yang dapat menurunkan kolesterol. Buah jeruk telah diteliti dapat membantu mengurangi tekanan darah dan risiko beberapa jenis kanker. Bahkan, aroma jeruk pun berkhasiat aromaterapi yang menenangkan.  Sebuah jeruk sedang mengandung sekitar 65 kalori.
  2. Apel. Sebuah apel beserta kulitnya memenuhi 15 persen kebutuhan

Mengenal Xanthones

Xanthones adalah sebuah kelas unik dari senyawa biologis aktif keton siklik polifenol ( C13H18O2) dan memiliki kemampuan bioaktif (seperti sifat antioksidan). Xanthones merupakan sebuah kelompok terbatas polifenol tanaman, biosynthetically terkait dengan flavonoid. Struktur dasar xanthones terdiri dari tiga benzena dengan satu benzena di tengahnya yang merupakan keton. Hampir semua molekul turunan xanthones mempunyai gugus fenol, sehingga xanthones sering juga disebut polifenol.
Polifenol adalah sekelompok zat kimia tanaman yang ditandai oleh adanya lebih dari satu kelompok fenolik. Polyphenol bertanggung jawab untuk warna dari beberapa tanaman dan dianggap antioksidan yang kuat dengan manfaat kesehatan potensial.

Fungsi Xanthone Yang Terkandung Dalam Buah Manggis

Kulit manggis dikenal sebagai antioksidan super yang dapat mengobati berbagai penyakit dalam tubuh. Mengapa demikian? Tentulah karena kandungan xanthone yang terdapat dalam ekstrak kulit manggis itu sendiri. Xanthone adalah salah satu jenis antioksidan yang memiliki nilai ORAC (oxygen radical absorbance capacity)  tertinggi, jika dibandingkan dengan buah-buahan yang lain yaitu 17.000-20.000. ORAC adalah satuan yang digunakan sebagai indikator untuk menghitung kemampuan antioksidan dalam menetralkan gugus radikal bebas. Seperti yang dimuat dalam Journal of Natural Products, xanthone sendiri memiliki 200 jenis turunan dan 40 di antaranya ditemukan dalam kulit buah (pericarp) manggis dan sedikit di kulit biji (hull).

1. Xanthone berperan dalam pengobatan kanker

Xanthone memiliki dua senyawa turunan, alpha mangosteen dan garcinone E yang sangat potensial dalam menghambat pertumbuhan sel kanker dan tumor. Alpha mangosteen bekerja dengan mekanisme apoptosis (bunuh diri sel) dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan merangsang sel pembunuh alami (natural killer cell) dalam tubuh.

Manfaat dan Khasiat Buah Manggis (Queen Of Fruit)

Tentu sangatlah wajar jika julukan si ratu buah atau “Queen Of Fruit” disematkan pada buah yang satu ini. Manggis, yang memiliki nama latin Garcinia Mangostana Linn, merupakan buah tanaman tropik yang banyak tumbuh di Indonesia dan negara Asia Tenggara yang lain. Pohon manggis termasuk tanaman keras yang mulai berbuah setelah berumur 8 sampai 10 tahun dan hanya menghasilkan buah pada musimnya selama 1-3 bulan per tahun.

Manggis memiliki daging buah yang manis dan lembut dengan kulit buah yang tebal. Sewaktu memakan buahnya, biasanya kulit manggis ini terbuang percuma. Namun pernahkah kita mengamati apa yang terjadi dengan kulit tersebut? Jika dibiarkan dalam waktu yang lama, ternyata kulit manggis tidak mengalami pembusukan seperti pada kulit buah-buah yang lain. Lama-kelamaan kulit ini akan mengering dan mengeras seperti kayu.
 

Iklan


Sample Text

Iklan